
Sholat dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Muslim. Sholat ini dikerjakan pada waktu dhuha, yaitu ketika matahari mulai naik hingga menjelang waktu zuhur. Salah satu bentuk pelaksanaan sholat dhuha yang umum adalah dengan 4 rakaat, dengan 2 kali salam.
Niat Sholat Dhuha 4 Rakaat
Sebelum melaksanakan sholat dhuha 4 rakaat, kita perlu memahami dan membaca niat yang benar. Berikut adalah bacaan niat sholat dhuha 4 rakaat:
Usholli sunnatadh Dhuhaa arba’aa roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Aku niat sholat sunnah Dhuha 4 rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah ta’ala.”
Tata Cara Sholat Dhuha 4 Rakaat
Setelah membaca niat, berikut adalah tata cara pelaksanaan sholat dhuha 4 rakaat:
- Berdiri tegak menghadap kiblat, pandangan diarahkan ke tempat sujud.
- Membaca doa Iftitah.
- Membaca surah Al Fatihah.
- Membaca satu surah pendek dari Al-Qur’an, seperti surah Ad-Dhuha atau Asy-Syams.
- Rukuk dengan membaca tasbih tiga kali.
- I’tidal dan membaca bacaannya.
- Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali.
- Duduk di antara dua sujud dan membaca bacaannya.
- Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali.
- Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua dengan gerakan yang sama.
- Pada rakaat ketiga dan keempat, ulangi gerakan dan bacaan yang sama seperti rakaat pertama dan kedua.
- Setelah selesai 4 rakaat, lakukan tasyahud akhir.
- Mengucapkan salam untuk mengakhiri sholat.
Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha 4 Rakaat
Setelah menyelesaikan sholat dhuha 4 rakaat, disunnahkan untuk membaca doa berikut:
Allaahumma innadh dhuhaa-a dhuhaa-uka wal bahaa-a bahaa-uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal qudhrata qudhratuka wal ‘ishmata ‘ishmatuka. Allaahumma in kaana rizqii fiis samaa-i fa-anzilhu wa in’kaana fil ardhi fa akhrijhu wa inkaana mu’assiran fa yassirhu wa’in kaana haraaman fathahhirhu wa inkaana ba’iidan faqarribhu bihaqqi dhuhaa-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudhratika aatini ma aataiyta ibaadakash shaalihin.
Artinya: “Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu adalah waktu-Mu, dan keagungan itu adalah keagungan-Mu, dan keindahan itu adalah keindahan-Mu, dan kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, dan perlindungan itu adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi maka keluarkanlah, jika masih sulit maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram maka sucikanlah, jika masih jauh maka dekatkanlah. Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.”
Manfaat Sholat Dhuha 4 Rakaat
Selain sebagai ibadah sunnah, sholat dhuha 4 rakaat juga memiliki banyak manfaat bagi pelakunya, di antaranya:
1. Sedekah untuk 360 Persendian Tubuh
Sholat dhuha dapat diibaratkan sebagai sedekah untuk 360 persendian yang ada dalam tubuh manusia. Setiap gerakan dan bacaan dalam sholat dhuha bernilai sedekah bagi setiap ruas sendi kita.
2. Pintu Rezeki yang Terbuka
Bagi yang rajin melaksanakan sholat dhuha, Allah SWT akan membukakan pintu rezeki bagi mereka. Sholat dhuha diyakini dapat menjadi sarana untuk memperoleh keberkahan dan kemudahan dalam mencari nafkah.
3. Pahala Setara Ibadah Haji dan Umrah
Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang rajin melaksanakan sholat dhuha akan mendapatkan pahala yang setara dengan orang yang menunaikan ibadah haji dan umrah.
4. Sarana Memperoleh Ampunan
Sholat dhuha juga dapat menjadi sarana bagi seseorang untuk bertaubat dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Dengan kekhusyukan dalam melaksanakannya, diharapkan dosa-dosa dapat diampuni.
5. Dibangunkan Rumah di Surga
Bagi yang rutin mengerjakan sholat dhuha 4 rakaat, Allah SWT akan membangunkan rumah khusus bagi mereka di surga. Ini merupakan salah satu bentuk imbalan dan keberkahan dari ibadah yang dilakukan.
Keutamaan Sholat Dhuha 4 Rakaat
Selain manfaat, sholat dhuha 4 rakaat juga memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:
1. Sholat Kaum yang Bertaubat
Rasulullah SAW menyebut sholat dhuha sebagai “sholat kaum yang bertaubat”. Hal ini menunjukkan bahwa sholat dhuha memiliki kedudukan yang istimewa bagi mereka yang ingin kembali kepada Allah SWT.
2. Setiap Rakaat Memiliki Keutamaan
Dalam hadits, disebutkan bahwa setiap rakaat sholat dhuha memiliki keutamaan tersendiri. Misalnya, 2 rakaat dicatat sebagai bagian dari kaum yang tidak lalai, 4 rakaat dicatat sebagai bagian dari kaum yang berbuat baik, dan seterusnya.
3. Waktu yang Utama
Waktu yang paling utama untuk melaksanakan sholat dhuha adalah ketika matahari telah naik seukuran tombak, sekitar pukul 07.00 hingga 11.00 pagi. Pada saat itu, sholat dhuha diyakini memiliki keutamaan yang lebih besar.
Kapan Waktu Terbaik untuk Sholat Dhuha 4 Rakaat?
Waktu pelaksanaan sholat dhuha yang paling utama adalah ketika matahari telah naik seukuran tombak, sekitar 90 menit setelah subuh hingga menjelang waktu zuhur. Namun, sholat dhuha dapat dikerjakan sepanjang waktu dhuha, yaitu dari matahari terbit hingga menjelang zuhur.
Di Indonesia, umumnya sholat dhuha dilaksanakan pada pukul 07.00 pagi hingga 11.00 siang. Waktu ini dianggap paling ideal karena matahari sudah cukup tinggi dan terik, sehingga sesuai dengan hadits Rasulullah SAW tentang waktu sholat dhuha yang terbaik.
Perbedaan Sholat Dhuha 2 Rakaat dan 4 Rakaat
Meskipun sama-sama sholat sunnah dhuha, terdapat beberapa perbedaan antara sholat dhuha 2 rakaat dan 4 rakaat, di antaranya:
Jumlah Rakaat
Sholat dhuha 2 rakaat hanya terdiri dari 2 rakaat dengan 1 kali salam, sedangkan sholat dhuha 4 rakaat terdiri dari 4 rakaat dengan 2 kali salam.
Bacaan
Pada sholat dhuha 2 rakaat, biasanya dibaca surah Ad-Dhuha di rakaat pertama dan surah Asy-Syams di rakaat kedua. Sementara pada sholat dhuha 4 rakaat, bacaan surah dapat divariasikan pada setiap rakaat.
Keutamaan
Dalam hadits, disebutkan bahwa setiap rakaat sholat dhuha memiliki keutamaan yang berbeda-beda. Sholat dhuha 4 rakaat dianggap lebih utama karena memiliki keutamaan yang lebih banyak.
Kesimpulan
Sholat dhuha 4 rakaat merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Muslim. Sholat ini memiliki banyak manfaat, seperti menjadi sedekah untuk 360 persendian tubuh, membuka pintu rezeki, mendapatkan pahala setara ibadah haji dan umrah, serta menjadi sarana memperoleh ampunan dari Allah SWT.
Selain itu, sholat dhuha 4 rakaat juga memiliki beberapa keutamaan, di antaranya dianggap sebagai sholat kaum yang bertaubat, setiap rakaatnya memiliki keutamaan tersendiri, serta waktu pelaksanaannya yang paling utama adalah ketika matahari telah naik seukuran tombak.
Dengan memahami tata cara, manfaat, dan keutamaan sholat dhuha 4 rakaat, diharapkan umat Muslim dapat termotivasi untuk menunaikan ibadah sunnah ini sebagai bentuk pengabdian dan kedekatan kepada Allah SWT.

